Aceh – “Ditempa untuk Dilatih, Dipilih untuk Memimpin.” Itulah tema yang menyemangati Orientasi Dasar Pramuka (ORDAP) SMPIT Al-Fityan School Aceh, yang berlangsung pada Jum’at hingga Sabtu, 24-25 Oktober 2025. Kegiatan yang diikuti oleh 20 siswi terpilih kelas VII dan VIII ini bertempat di Komplek Sekolah dan seputaran Desa Reuloh, dirancang khusus untuk mengasah jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, dan ketangguhan.
Sebagai wadah pencarian bibit unggul, peserta ORDAP merupakan siswi yang telah melalui seleksi ketat berupa tes tulis dan wawancara. Kegiatan hari pertama secara resmi dibuka dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Kamabigus SMPIT Al-Fityan School Aceh, Ibu Cut Purnamasari, S.E.
Setelah serangkaian ibadah seperti sholat Ashar dan pembacaan Dzikir Sore Al-Ma’tsurat, para peserta langsung diterjunkan ke tantangan pertama: pemasangan tenda. Kemah pun mulai berdiri. Kegiatan dilanjutkan dengan materi praktis talitemali dimana para pramuka putri ini belajar membuat jemuran.
Malam hari diisi dengan materi yang menantang, seperti sandi Morse dan Semaphore, yang mengasah ketelitian dan daya ingat. Tidak hanya serius, malam itu juga berwarna dengan penampilan pentas seni dari masing-masing peserta, menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di alam terbuka.
Puncak ketangguhan mental diuji pada dini hari melalui kegiatan Jurit Malam. Dalam kegelapan, peserta dilatih untuk berani, tangkas, dan mampu memecahkan masalah secara tim. Setelahnya, suasana hening dan khidmat tercipta saat para siswi melaksanakan sholat Tahajud, Witir, serta sholat Subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan tausiyah dan Al-Ma’tsurat pagi.
Usai mengisi energi dengan senam dan sarapan, tantangan fisik dan naluri petualang mereka diuji. Dibimbing langsung oleh Kak Saifullah, peserta mempelajari teori peta pita dan langsung mempraktikkannya dalam sesi trekking. Di pos pertama, mereka ditantang untuk membuat tandu darurat, sementara di pos kedua, mereka harus melewati halang rintang yang mengandalkan kekompakan dan strategi tim.
ORDAP 2025 ditutup dengan apel penutupan dan pemberian penghargaan untuk peserta serta kelompok terbaik. Antusiasme dan semangat tinggi yang ditunjukkan para siswi selama dua hari menjadi indikator keberhasilan kegiatan ini.
Melalui rangkaian aktivitas yang padat dan penuh makna ini, diharapkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, solidaritas, serta kemampuan memecahkan masalah dapat tertanam kuat dalam diri setiap peserta, siap diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal untuk menjadi pemimpin masa depan yang unggul.

