MEDAN – Sebagai wujud nyata komitmen dalam membentuk generasi yang Qur’ani, SMA Al Fityan Medan sukses menyelenggarakan Musabaqah Tahfidz Al-Qur’an (MTQ) tingkat sekolah. Acara yang berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB ini berhasil menyemarakkan semangat penghafal Al-Qur’an di lingkungan sekolah.
Kegiatan MTQ tahun ini diikuti dengan sangat antusias oleh ratusan peserta yang terdiri dari siswa (ikhwan) dan siswi (akhwat), dengan perincian peserta berdasarkan kategori hafalan sebagai berikut:
- Kategori 1 Juz Ikhwan: 50 peserta
- Kategori 1 Juz Akhwat: 29 peserta
- Kategori 2 Juz (Ikhwan & Akhwat): 28 peserta
- Kategori 3 Juz Ikhwan: 32 peserta
- Kategori 3 Juz dan 5 Juz Akhwat: 20 peserta
- Kategori 5 Juz, 10 Juz, dan 15 Juz Ikhwan
Keikutsertaan peserta dari berbagai tingkat hafalan ini menunjukkan meratanya semangat literasi Al-Qur’an di semua jenjang kelas. MTQ menjadi ajang strategis bagi siswa tidak hanya untuk mengevaluasi dan memamerkan kemampuan hafalan terbaik mereka, tetapi juga untuk melatih mental, kedisiplinan, kepercayaan diri, serta memperdalam kecintaan terhadap Kalamullah.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia MTQ, Ustadzah Raudhah Saragih, M.Pd., menekankan bahwa esensi kegiatan ini melampaui aspek kompetisi semata. Diharapkan MTQ ini menjadi sarana pembinaan ruhiyah yang menyentuh hati dan memotivasi seluruh siswa untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dan pedoman dalam keseharian mereka. Tujuan akhirnya adalah membentuk karakter yang kokoh berlandaskan Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini, SMA Al Fityan Medan berikhtiar menanamkan nilai-nilai Qur’ani secara mendalam, dengan harapan dapat melahirkan para calon hafidz dan hafidzah yang istiqamah, berprestasi, dan siap menjadi teladan di masyarakat.
Tentang SMA Al Fityan Medan:
Sebagai bagian dari jaringan Pendidikan Al-Fityan, SMA Al Fityan Medan berdedikasi untuk menyelenggarakan pendidikan yang mengintegrasikan keunggulan akademik dengan pembentukan karakter Islami. Sekolah ini berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki hafalan Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi bangsa.

